26/04/2005

ALI

medium_image_ss-alimphs016042.jpg


Then came the question: "are your a card-carrying member of the Black Muslims?"
"Card carrying; what does that mean?" Clay (now Ali) answered.
"I believe in Allah and in peace. I don't try to move into white neighbourhoods. I don't want to marry a white woman. I was baptized when i was twelve, but i didn't know what i was doing. I'm not christian anymore. I know where I'm going and I know the truth, and I don't have to be what you want me to be. I'm free to be what I want"

(Muhammad Ali, His Life and Times by Thomas Hauser) Ali was bigger than boxing, and so is this book (The Nation)
medium_image_ss-alimphs016043.jpg

HAWAY THE LADS...!

Finally, Sunderland back to where they belong to.. EnGlAnd PreMieRE LEaGue!!
it's amazing experience being in the middle of roaring atmoshphere of fans celebrating Sunderland's promotion to premiere league.. 2-1 for Sunderland.. and that means, next season,Chelsea, Arsenal, MU and many more will be among visitors here, in Stadium of Light.. HAWAY THE LADS..!!!

medium_going_up_400x300.jpg
medium_dsc00603.4.jpg
medium_dsc00596.3.jpg

10/04/2005

Be careful...

(just wanna remind my self about what i thought lately...)

Be careful of your thoughts, for they will become words.
Be careful of your words, for they will become actions.
Be careful of your actions, for they will become habits.
Be careful of your habits, for they will become character.
Be careful of your character, for it will become your destiny

(unknown source)

06/04/2005

Puisi Hati Emas

medium_madinah.jpg
Orang baik tak bisa mati
Karena kebaikan lebih kuat dari kematian

Orang yang berhati emas
Adalah matahari yang menyinari dunia
Jika ia meninggal
Mataharinya berpindah
Dari langit
Ke dalam jiwa setiap manusia

Orang yang berjiwa mulia
Harus rela kehilangan dirinya
Karena setiap orang merasa berhak memilikinya

Dan karena untuk mengasihi semua orang
Ia perlu hidup seribu tahun lamanya

Jika orang yang berhati mulia
Menjalankan kewajiban
Untuk meninggalkan dunia
Maka sesungguhnya dunia tak merelakannya

Jutaan manusia menangisinya
Laut dan gunung-gunung
Ingin pergi bersamanya

Bahkan kehidupan ingin berhenti saja
Daripada meneruskan langkah
Tanpa didampingi oleh manusia berjiwa mulia


Roma 5 April 2005

Emha Ainun Nadjib

Puisi ini diciptakan oleh Cak Nun ketika berada di Roma tepat pada saat dan di ilhami kepergian Paus Paulus II.
Kuforward puisi ini dan kupersembahkan kepada Jiwa-jiwa mulia lainnya, dan satu yg mutlak berhak menerimanya, Rasuluhu Sallallahu Alaihi wasallam, Muhammad sang Jiwa Agung.

W.S. Rendra's

medium_tsunami_masjid.jpg

Nice Words from Rendra

Sering kali aku berkata,

ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Nya,
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,

tetapi,

mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?

Dan kalau bukan milikku,
apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?

Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan
milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat,
ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?

Ketika semua itu diminta kembali,
kusebut itu sebagai musibah,
kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja
untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas,

dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
Seolah ...
semua "derita" adalah hukuman bagiku.

Seolah ...
keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti
matematika:

aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan Nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,
dan bukan Kekasih.

Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",
dan menolak keputusanNya yang tak sesuai
keinginanku,

Gusti,
padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah...

"ketika langit dan bumi bersatu,
bencana dan keberuntungan sama saja"

(WS Rendra).


Puisi Rendra menjawab kegamanganku dalam kejauhan anak rantau. Bencana, cobaan, keberuntungan, kesusahan, kegembiraan selayaknya menjadi cerminan bagi kita atas apa yang terucap dari mulut kita setiap menghadap-Nya..

Teringat akan janji-Nya melalui kata kata Baginda S.A.W:

''Setiap musibah yang menimpa mukmin, baik berupa wabah, rasa lelah, penyakit, rasa sedih, sampai kekalutan hati, pasti Allah menjadikannya pengampun dosa-dosanya.'' (HR. Bukhari-Muslim)

lagipula, bukankah Dia telah menjanjikan sesuatu di KitabNya?

''Tiada sesuatupun bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu bergembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi menyombongkan diri.'' (Al-Hadid:22-23)

Dalam kegelisahan, keletihan dan kekalutan hatiku, terbesit kesadaran bahwa Tuhan sedang memberiku kemurahan-Nya dengan mengampuni segudang besar kesalahan dan dosa-dosaku..

04/04/2005

Sri Paus vs Imam Khomeini

Sri Paus Paulus II merupakan tokoh yg turut aktif berusaha menciptakan perdamaian dunia. Salah satu inti ajaran islam adalah perdamaian, bahwa islam harus menjadi agama yg Rahmatan lil-alamiin.

Surat Paus Paulus II Kepada Imam Khomeini (dr milist Padhang-Mbulan):


Kepada Yang Mulia
Ayatullah Ruhullah Khomeini

Saya sangat prihatin dengan meningkatnya ketegangan antara Amerika dengan negara anda. Saya juga menyampaikan sentimen saya ini kepada Yang Mulia Bani Sadr, sebagai presiden Republik Islam Iran; kepada Sekretaris Jendral PBB, DR. Kurt Waldheim; dan kepada Yang Mulia Jimmy Carter, presiden Amerika.

Saya mohon kepada Tuhan, dengan kebaikan dan kemurahan-Nya, semoga Dia melindungi rakyat anda dan mencegah kesulitan dan bahaya yang lebih besar dari meningkatnya ketegangan tersebut. Saya berharap, dengan pengaruh wewenang anda, akan membantu terciptanya solusi bagi situasi serius tersebut, dengan solusi yang adil; yang diilhami oleh penghargaan atas nasib rakyat, dan yang akan bermanfaat bagi kemajuan rakyat dan seluruh manusia dalam keadilan dan perdamaian.


11 April 1980

Johanes Paulus II


Jawaban Imam Khomeini kepada Sri Paus:


Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang


Kepada Yang Mulia Sri Paus,

Pesan anda, yang mencerminkan kegelisahan atas memburuknya hubungan antara negara Islam Iran dan Amerika, telah saya terima. Saya menghargai niat baik anda dan perhatian anda atas hal itu; dimana negara kami menganggap bahwa langkah pemutusan hubungan tersebut sebagai pertanda baik, dan negara kami merayakannya dengan kebahagiaan.

Saya berterima kasih atas doa anda kepada Tuhan bagi rakyat pejuang kami, tetapi perlu anda ketahui bahwa anda tidak perlu khawatir atas munculnya masalah dan bahaya yang lebih besar, seperti yang anda sebutkan dalam surat anda. Karena rakyat muslim Iran selalu siap menyambut masalah akibat langkah pemutusan hubungan, dan mereka tidak takut atas munculnya bahaya yang lebih besar.

Yang berbahaya bagi rakyat kami justru ketika hubungan tersebut dibangun sebagaimana yang dilakukan oleh rezim terdahulu, dan hubungan seperti itu tidak akan pernah dibangun kembali.

Saya berharap, dengan pengaruh spiritual anda pada masyarakat Nasrani, anda memperingatkan pemerintah Amerika untuk bertanggungjawab atas tindakan tirani, gangguan, dan perampasan mereka. Dan menasihati Carter, yang sedang mengalami kekalahan, untuk membiarkan negara-negara yang menginginkan kemerdekaan mutlak dan tidak ingin bergabung dengan setiap kekuatan di dunia, sebagaimana nilai kemanusiaan yang diajarkan oleh Isa as; dan tidak membiarkan dirinya dan pemerintah Amerika berkubang pada skandal yang lebih jauh.

Saya memohon kepada Allah atas kesejahteraan bagi mereka yang tertindas di muka bumi, dan berharap semoga mereka segera terbebas dari tangan-tangan penindas.



16 April 1980
Ruhullah Al-Musavi Al-Khomeini

02/04/2005

Fabiayyi alaairobbikumaa tukadzzibaan?

Namanya aja hidup dirantau.. susah, seneng, sedih, gembira, pusing menjadi bagian hidup sehari hari.. kadang kalo baru dpt kiriman duit, makan di buffet yg sekali makan bisa ampe 8 pound, kadang kalo pas fase survival gini, seminggu langganan makan teri pedes ala warteg gg.Kramat bikinan ndiri.. emang kalo ga diimbangi kerja yg bayarannya standar sini, ya keteteran.. gile aja lu ndro..

Kadang terlintas di pikiran gw, apa Tuhan ga sayang sm gw ya.. kurang alim apa sih, doa tiap hari, sholat jarang bolong, jenggot juga nengger mulu.. rezeki kayanya kok seret banget seh.. adaaa aja halangannya, visa belom keluarlah, padahal cuma pengen jadi cleaning service doang!! susaaaah banget...! padahal bule sini aja kaga kenal Tuhan aja gajinya bisa ampe RP. 2 milyar/ minggu.. tuh, liat aja si Rooney..

Tapi, percakapan gw (chating) sm salah satu sobat gw disuatu siang merubah cara pandang gw tentang semua itu...

Sobat gw : so any infor for aother job...?
om_dedy: another job?
om_dedy: where? for u?
sobat gw: no, course for U
sobat gw: you look for a job, don't U..?
om_dedy: yup
om_dedy: blm ada kabar lg..
om_dedy: belom rezeki
om_dedy: harus banyak introspeksi diri gw neh
om_dedy: banyak dosa..
sobat gw : so am I..........
sobat gw : so many sin I done
om_dedy: percaya ga sih kalo itu correlated to our rezeki?
Sobat gw : its looks to be true....... but not really true enough
om_dedy: apa lain syakartum kali ya?
Sobat gw : I think, our live must be upon to what we are doing now to make it happen
om_dedy: i knew it, tp gw udah usaha kemana2, jual diri kemana2, ga ada yg terima tuh
sobat gw : Innallah la yughaiyyiru ma bi qoumin hatta yughoiyyuruu ma bi anfusihim
sobat gw : boleh tahaddust bin nikmah gak
om_dedy: pasti
sobat gw : mungkin pengalaman gue ada hikmah buat kau......... if you don't mine
om_dedy: sure
sobat gw : kau tau kehidupan gue , keluarga gue kan...?
om_dedy: yup
sobat gw : gue gak bisa nerusin studi gue di IAIN
sobat gw : semua karna fulus
om_dedy: trus
sobat gw : gue damai ngajar di pondok walaupun gak ada duitnye
sobat gw : gue seneng kuliah di IAIN walaupun akhirnya bukan money orientied
om_dedy: i c
sobat gw : selama kuliah gue sanggup biayain kuliah gue sendiri dengan keringat gue sendiri
sobat gw : saat itu gue sadar banget ilmu IAIN gak bisa ngehasilin duit
sobat gw : so gue otodidak komputer karna gue yakin komputer sangat prospektif
om_dedy: u're brilliant
om_dedy: i knew it
sobat gw : saat gue semester 6 adik2 gue dah kelar sekolahnya and pengen kuliah, tp gak ada biaya... so gue ngalah biar gue yang berhenti kuliah and duit keringet gue buat mereka kuliah.......... karena gue yakin gue masih bisa hidup tanpa ijazah kuliah
sobat gw : akhirnya gue banting stir 100% cari duit buat 2 adek gue kuliah
om_dedy: u're the best mate
sobat gw : nggak gampang dapet kerjaan tetap.............. cari sono sini sementara gue masih freelance aje kerjaannye
om_dedy: gw jd ngiri sm elu
sobat gw : banyak omongan nasehat kalo gue kudu banyak berdoa and minta dari yang di Atas
om_dedy: berarti banyak buat keluargalu
sobat gw : tp cukup lama gue gak terkabul...........
sobat gw : lama gue termenung akan arti doa yang gue minta..........
om_dedy: bukan krna dosa kan?
om_dedy: apa doa lu?
Sobat gw : walau ada kesimpulan di akhir , bahwa Allah akan memberi hasil sesuai dengan usaha yang telah manusia itu lakukan
Sobat gw : bagi gue dosa dan usaha adalah masalah yang berbeda
om_dedy: so, there no correlation?
Sobat gw : walau kadang ada hubungannya............. tp substansinya berbeda
om_dedy: hmm
om_dedy: it's touch me
om_dedy: touching me
om_dedy: gw jd malu sendiri
sobat gw : bagi gue keikhlasan itu kuncinya................ selama manusia blom ikhlas , yang ada hanya umpatan dan penyesalan dalam dirinya sendiri akhirnya mencari2 kelahan dan kambing hitam
om_dedy: well.. keikhlasan ya
om_dedy: i like it
sobat gw : iyeee......... setelah dapet kesimpulan itu............ gue coba renungkan dan aplikasikan dalam diri gue.........
om_dedy: bersyukur ya
sobat gw : sejak itu gue coba berbuat sesuatu tanpa ada tuntutan dan keterpaksaan
om_dedy: gw jd malu...
sobat gw : ketika gue berhenti dari kantor yang pertama........... gue cari kantor yang kedua.. cukup lama..........
sobat gw : benar2 melelahkan kalo difikir........
om_dedy: benar2 pejuang kau..
sobat gw : tapi gue enjoy truz berusaha mencari tanpa sedikitpun menuntut dan mengharap terlalu banyak atau menyalahkan keadaan
om_dedy: kudoakan lah..
om_dedy: biar tmbh lancar rezeki lu...
om_dedy: n bisa selalu ikhlas..
sobat gw : satu hari ketika badan / fisik gue udah pada titik kulmminasi dari kelelahan gue....... gue duduk di pinggir jalan menenangkan diri........
om_dedy: ngapain
sobat gw : disitu baru gue bermunajat tanpa ada beban dan tuntutan
om_dedy: bermunajat apa sih
om_dedy: gw lupa
sobat gw : doa........ berdialog dengan tuhan loe
om_dedy: hmm.. i c
om_dedy: sering?
om_dedy: bermunajat with Him?
Sobat gw : cuma sekali itu gue bermunajat.. pada saat titik kulminasi lelah gue
om_dedy: tp tahajud jalan terus kan?
Sobat gw : tahajud bolong2
Sobat gw : gue cuma orang biasa yang kurang amal
Sobat gw : saat itu, gue cuma bilang dalam hati
om_dedy: ga lah.. dr cerita lu, gw tau seluruh kehidupan lu tuh amal semua..
om_dedy: mengalah buat adek lu
om_dedy: nyari hidup buat kuliah ade lu
sobat gw : loe mau tau apa yang gue minta saat gue terduduk itu
om_dedy: u're inspiring me dude
om_dedy: tell me
om_dedy: minta apa?
Sobat gw : dalam hati gue ngomong............
om_dedy: ...
om_dedy: wah, bener2 ngomong dalem hati luh ya?
Sobat gw : sorry tadi ada panggilan tugas
Sobat gw : gue cuma ngomong
om_dedy: ...
sobat gw : ya allah....... saat ini kau sangat mengetahui keadaan hambamu yang benar2 lelah ini
sobat gw : aku hanya bisa menjalankan syariat mu
sobat gw : aku telah berusaha samapi titik tenaga terakhir
sobat gw : engkau maha mengettahui atas kebutuhan setiap hambamu
om_dedy: ...
sobat gw : dalam kelelahanku ini aku minta , tunjukkan kekusaan dan kasih sayang mu
sobat gw : sesuai dengan perkataanmu engkau gak pernah ingkari janji........... dan engkau berjanji akan memberikan hasil kepada manusia sesuai denga usaha dan kemampuan manusia itu sendiri
sobat gw : aku telah berusaha sesuai dengan perintahmu
om_dedy: …
sobat gw : berikanlah hasil yang positif dan sesuai dengan usaha yang telah hambamu lakukan ini..........
sobat gw : hanya kasih sayangmu yang hamba butuhkan juga perlindunganmu
om_dedy: gw jd sedih..
om_dedy: campur malu
om_dedy: kufur nikmat kaya'nya gw...
sobat gw : wa man ashdaqu minallahi qiila, waman ashdaqu minallahi hadiistan
om_dedy: iya neh..
sobat gw : itulah yang gue katakan dalam hati gue saat itu ( kira2 seperti itu)
om_dedy: thanks mate
om_dedy: bynk hikmahnya
om_dedy: insya allah gw bantu doa dari sini..
sobat gw : gue minta tanpa ada beban, tanpa ada tuntutan,,,,,,,,,, karena gue takut menyalahkan atau mencari kambing hitam kalo alllah belum mengabulkannya
om_dedy: betul coy.. that's exactly what just happened to me
sobat gw : nggak lama beberapa hari gak nyampe seminggu gue dapet kerjaan baru.......... yang lebih baik dari kantor yang lama.
om_dedy: n your story inspiring me
om_dedy: thanks bro..
om_dedy: anyway, i got to go
sobat gw : hal itu gue lakuakan ketika gue pindah dari kantor yang kedua ke kantor yang ke tiga......... juga pindah dari kantor ke tiga ke kantor sat ini gue bekerja sampai sekarang
om_dedy: bagus lah..
om_dedy: insya allah Jihad..
sobat gw : intisarinya ikhlas , itu mungkin yang perlu direnungkan
om_dedy: yoi..
om_dedy: thanks mate..
om_dedy: ..
sobat gw : semoga loe dapat hasil yang bagus
om_dedy: gw harus cabut dulu neh..
sobat gw : oce
sobat gw : ma/a najah
om_dedy: iya, thanks banget wat ceritanya
om_dedy: btw, can i tell your story to my friends?
om_dedy: tahadduts binni'mah
sobat gw : kagak gue cuma kuli dan orang bodoh yang sedang mencari identitas dan kemapanan aja koq
sobat gw : heheheheh
sobat gw : jangan kalo hanya mengumabar doangan
sobat gw : hanya jika benar2 perlu
om_dedy: it's really inspiring you know
sobat gw : itu cuma cerita biasa dan mungkin gak banyak faidahnye
om_dedy: hmm.. we'll see
sobat gw : my god bless U
om_dedy: anyway, thanks dude
om_dedy: bye
sobat gw : bye

well, that's life..
Kita emang kadang harus melihat keatas biar ga tertinggal sama yg laen..
Tapi jangan lupa untuk sesekali menengok kebawah agar bisa selalu bersyukur atas nikmatnya...

Gw jd inget kata yg paling sering diucapkan oleh sobat gw laennya, Si Jon jagoan Sleman, Yogya yg hidup di dusun antah berantah yg baru masuk listrik beberapa tahun yg lalu, yg kalo lg pdkt, mboncengin sang bunga desa naek sepeda ontel dari desanya sampe Parang Tritis sepanjang 70 Kiloan, dia selalu bilang kalo pas roko'an abis makan di Warung Angkring depan kampus Hukum sambil merem melek: "hhh.... Urip pisan kok penake koyo ngene.." (what a beautiful life...)

So, kalo si Jon aja bisa ngomong gitu, kurang ajar banget kaya'nya kalo gw msh sering mempertanyakan Tuhan atas keputusan-keputusannya menyangkut diri gw.. Maka nikmat Tuhan mana lagi yang kau Ingkari, Ded? Fabiayyi alaa irobbikumaa tukadzzibaan...

(Thanks wat all my inspiring friends.. smoga Hati lapang dan Rasa Syukur selalu menyertaimu.. )

All the posts